open-recruitment-persma-universitas-asahan

Klaim Temukan Pembasmi Hama, Pria Asal Air Batu Tantang Pemerintah Mendanai

Dibaca 0 kali
Jangan lupa tekan tombol laik en share ya gaes. SHARE:

Persma Universitas Asahan - Komitmen pemerintah untuk mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM semakin sering disosialisasikan. Hal ini tampak berbeda ketika munculnya pemberitaan  di tanah air terkait adanya dugaan pembredelan kreativitas  dan inovasi masyarakat oleh pemerintah daerah.

Salah satunya mengenai penahanan terhadap Kades Munirwan asal Provinsi Aceh. Munirwan sebelumnya berhasil mengembangkan benih padi unggul di Desa yang ia pimpin. Namun karena benih padi  miliknya belum tersertifikasi, Munirwan dilaporkan dan ditetapkan sebagai tersangka. Komitmen pemerintah terkait pengembangan UMKM pun menjadi keraguan di  tengah-tengah masyarakat.

Diketahui, Munirwan telah diberikan penangguhan penahanan oleh Polda Aceh. Namun tak turut menghilangkan keraguan masyarakat terhadap komitmen pemerintah untuk kemajuan UMKM.

Seperti baru-baru ini, Akun media sosial bernama Iwan seorang pria asal Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan mengaku menemukan cairan pembasmi hama. Pengakuan tersebut berupa tulisan di media sosial Facebook.


Dalam tulisannya, Iwan mengatakan cairan  yang ia temukan mampu membunuh hama kakao, cabai, dan lainnya. Iwan juga mempertanyakan kesanggupan pemerintah untuk membantu mengembangkan penemuannya.

"Pemerintah/Negara ini berani berapa membayar Hasil Riset saya?...
Insya allah mampu mematikan Hama Kakao,Cabai,dll dlm hitungan menit !!!
Insya allah bisa memakmurkan rakyat petani dari Sabang sampai Papua... bukan cuma Mengendalikan Hama( kamus pertanian)..tapi mematikan ditempat Pak 
kalau diatas 10 milyar...uang nya biar aku yg maju memasarkan Hasil komoditas negara ini keluar negeri.
Allah akan meninggikan beberapa derajat seseorang dari kaum lainya karena ILMU,& TAQWA nya bukan HARTA nya", tulis akun Iwan di halaman Facebook miliknya.
Baca Juga