open-recruitment-persma-universitas-asahan

PKKMB 2019 UNA Ditutup, 770 Peserta Resmi Jadi Maba

Dibaca 0 kali
Jangan lupa tekan tombol laik en share ya gaes. SHARE:

Persma Universitas Asahan - PKKMB 2019 Universitas Asahan yang berlangsung sejak Rabu (11/9/2019) lalu resmi ditutup pada Sabtu (14/9/2019) sore. Ceremonial penutupan kegiatan yang wajib diikuti oleh Mahasiswa Baru ini dihadiri oleh Pengurus Yayasan Universitas Asahan, Rektorat, dan Dekanat se lingkungan UNA.

Relatif lebih surut dibanding tahun 2018 lalu, pada PKKMB 2019 UNA diketahui ada 770 orang menjadi peserta PKKMB 2019 UNA.

Seperti disampaikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNA Ir. Ansoruddin Harahap, M.P. dalam laporannya pada acara penutupan PKKMB 2019 UNA pada Sabtu (14/9/2019) sore.

"...Jumlah peserta PKKMB UNA Tahun 2019 sebanyak 770 orang...", kata Ir. Ansoruddin Harahap di depan peserta PKKMB 2019 UNA.

Lebih lanjut dalam prosesi Penutupan PKKMB 2019 UNA, Presiden Mahasiswa UNA M Nur Hidayat Manurung menyampaikan UNA Unggul dapat dicapai dengan kesejahteraan mahasiswa.

"...Kalau Mahasiswa Universitas Asahan berjaya, dapatlah dicapai UNA Unggul... Hidup Mahasiswa", cetus M Nur dalam sambutannya usai  memimpin pembacaan sumpah mahasiswa  yang diikuti oleh Mahasiswa Baru UNA.

Ketua Yayasan UNA Ir. Syarifullah Harahap, M.S. ketika memberikan Sertifikat PKKMB kepada Pesera PKKMB 2019 UNA.

Masih dalam prosesi Penutupan PKKMB 2019 UNA, Rektor Universitas Asahan Prof. DR. Ibnu Hajar, M.Si. menyampaikan motivasi kepada peserta PKKMB 2019 UNA untuk giat belajar dan menjadi pemimpin yang intelek.

Rektor UNA Prof. DR. Ibnu Hajar, M.Si. ketika memberikan Sertifikat PKKMB kepada Pesera PKKMB 2019 UNA

"...UNA adalah rumah kita bersama, mari kita giat belajar dan bermimpilah menjadi pemimpin yang intelek seperti Habibie. Dizaman Revolusi Industri 4.0 anda dapat bersaing dengan siapapun. Maka dari itu anda-anda dituntut kreatif dan inovatif. Semua itu bisa dicapai dengan budaya akademis dengan memanfaatkan teknologi yang ada...", tutup Rektor Prof. Ibnu Hajar  dalam sambutannya. (PM01)
Baca Juga